Yayasan RPPI

Kita Adalah Pelajar

Date

Pelajar. Satu kata dengan makna yang sangat luas. Pelajar itu kan berarti seseorang yang belajar ya? Seseorang yang tidak pernah kenyang dengan ilmu yang ia miliki, seseorang yang selalu haus akan pengetahuan dan hal baru.

Pelajar itu sebenarnya bukan hanya anak SD, SMP, SMA aja, kita semua di dunia ini adalah pelajar, kita harus menjadi seorang pelajar yang selalu haus mencari ilmu baru, baik yang sifatnya duniawi ataupun hal-hal keagamaan.

Belajar itu bukan cuma di sekolah, di tempat bimbel, atau di tempat-tempat formal lainnya. Tidak teman-teman, belajar itu bisa dimana saja, setiap langkah, setiap gerakan, setiap ucapan, dan setiap hal yang terjadi di muka bumi ini adalah suatu pelajaran. Selalu ada hikmah yang dapat kita ambil dari apa yang terjadi.

Jika kita tidak belajar, mau jadi apa kita di dunia ini?

Bagaimana nasib dunia ini jika dihuni oleh orang-orang tidak terpelajar?

Bahaya kan?

Tapi, apa terpelajar saja cukup?

Hidup ini perlu penyeimbang, di kimia aja ada buffer, masa hidup kita tidak? Kalau kata Bapak Soekarno, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” Coba bayangin, orang pintar, tapi tidak bisa membedakan yang baik dan buruk? Maksudnya tuh kayak dia ini tau banyak ilmu, seorang pelajar yang sangat ambisius, tapii dia bisa menghalalkan segala cara untuk mencapai apa yang dia inginkan, tidak peduli bagaimana orang lain, bagaimana negara ini, dan bagaimana Agama ini. Kalau sudah begitu, mau bagaimana bangsa ini kedepannya? Masyarakatnya saja terpecah belah karena rasa apatis dari oknum-oknum tertentu.

Seorang muslim mempunyai Islam sebagai pedoman, sebagai arah untuk mencapai tujuannya. Muslim yang baik juga bukan hanya belajar ilmu agama saja, kita juga perlu mempelajari, bahkan menguasai ilmu-ilmu lainnya.

Kota ini, negara ini, dunia ini, dan agama ini butuh kita, seorang pelajar yang memiliki semangat dalam mencari ilmu dan memiliki arahan (agama) dalam hidupnya. Sehingga dapat menjadi orang-orang terpelajar yang menciptakan kemaslahatan, bukan kehancuran.

– Raehanita Janur Sasi –

More
articles